Aku Yang Dikalahkan Mantanmu.


Pahit ku rasa, getir terasa saat ku tahu kamu kembali padanya disaat kita terbalut kasih. Kamu enyahkan aku seakan aku tak pernah ada dalam hidupmu, semudah itukah kamu lupakan aku? Aku yang menyelamatkanmu dari kejatuhan karenanya, namun kini ironi, kau justru kembali padanya. Perih…
Semua berawal saat kita naik kelas ditahun ajaran baru, kita adalah teman baru, dikelas baru. Kelas XI IPS 2, disana kita sekarang. Saat itu aku tahu kamu memang sudah punya kekasih, kamu memanggilnya lebah (the bee), kamu sendiri madu (honey), aku pun tidak ada perasaan sama sekali padamu, aku hanya teman barumu dan ketua kelas barumu, sehingga tak ada keinginan untuk merusak hubunganmu.
Waktu berjalan, hari bertukar, perasaan dihatiku mulai tumbuh, bagaimana tidak, kamu adalah sosok wanita sempurna dimataku, mandiri, pekerja keras, rajin, pintar, dan low profile, dan tentu cantik ditambah manisnya senyummu, namun aku belum mau beranjak lebih jauh, karena kamu masih punya kekasih, si tawon itu.
Aku seorang True Blue, pendukung setia Chelsea FC, semangatku menggelora saat ku tahu tawon-mu itu adalah seorang Manchunian, supporter klub yang menjegal Chelsea mendapat Juara Liga Champions dimusim 2007-2008, iya si Setan Merah Manchester United. aku ingat saat 2 tahun lalu, Man United mengalahkan Chelsea difinal Liga Champions lewat adu penalty diRoma. dan ditahun yang sama itulah kamu jadian dengannya, saat aku belum tahu siapa dirimu, karena kita masih SMP dan berbeda pula.
Namun kini, SMA kelas 2, aku sudah mengenalmu, kita semakin dekat, walaupun kamu masih punya si tawon itu. Twitter, pertama kali kamu follow aku, kita jadi sering berbalas mention, bercanda dan kita juga mulai bertukar senyum didunia nyata, walau masih sebatas teman. Aku juga sering melihatmu berbalas mention dengan tawon-mu, tapi aku tak cemburu, aku sadar dia pacarmu, dan mengenalmu lebih dulu.
Hingga suatu hari kamu terlibat konflik dengan tawon-mu entah karena apa, kurasa orang ketiga dari pihak tawon kesayanganmu itu, kamu break tapi tak putus, sebenarnya aku harap kau putus,  lagipula aku tak tahu dan tak mengerti apa bedanya putus dan break. Hingga tiba saatnya kau mulai lelah, bersua di Twitter, suatu malam menjelang pagi, kau menulis “SINGLE”, hatiku bahagia, aku mulai menanyakan statusmu apa itu benar, dan ternyata iya. Aku seperti baru melihat oase sepi ditengah tandus sendiri.
Tapi kesendirianmu, membuatku bersaing dengan temanku sendiri untuk mendapatkanmu, setelah tawon Man United-mu itu pergi. Entah apa yang mempengaruhi pikiran temanku, ia memilih mundur dan tidak bersaing lagi, sepertinya ia melihat kita semakin dekat dan peluangnya menipis.
Suatu pagi, ditengah semester ini, jelang ulang tahunku. Kamu ternyata mulai menumbuhkan benih cintaku dihatimu, kita saling suka, gombal-gombalan, indahnya dunia saat itu, walaupun dalam suasana UTS. Kita ulang tahun dibulan yang sama, hanya berselang tiga hari, diriku semakin dekat denganmu, istilahnya TTM-an, dan kamu dan aku adalah gebetan.
Di ulang tahunku, tepat Maulid Nabi Muhammad, aku bahagia, mulai memberi sinyal, senyummu itu memacu degup jantungku, mengalir dalam desir darahku, kamu buat aku terbang dengan sayap cintamu. Dua minggu kemudian, ulang tahunmu, aku jadi orang pertama yang mengucapkannya padamu, aku rela bangun tengah malam, ketika hari tepat berganti, bahagia diriku, saat kamu mengapresiasikannya dengan cinta. Sejak hari itu kita semakin terbalut dengan cinta.
Akhirnya kuputuskan, aku menyatakan cinta padamu, kamu menerimaku, sungguh itu hal paling indah dalam hidupku, memilikimu. Tapi setelah memilikimu, aku bingung, aku takut tak bisa membahagiakanmu, karena aku hanya seorang proletar, sementara kamu terbiasa dengan mantan tawon-mu yang borjuis, akhirnya kita memutuskan kembali berteman, tapi dengan semua perasaan yang masih menggelora, aku masih jadi gebetanmu.
Aku masih dekat, sangat dekat pesan-pesanmu di SMS dan DM masih mesra, tapi tidak BBM, karena aku tak punya BlackBerry, kamu support aku saat aku ingin perform band, main futsal, dan semua aktivitasku, bahkan kamu mulai menyukai Raditya Dika, penulis favoritku dan seorang humoris kebanggaanku. Aku mulai mengajakmu kencan, mungkin karena pribadiku yang cenderung menjaga wibawa dan kharisma, kita sedikit sekali berbicara, namun ternyata itulah terakhir kita bermesraan, setelah itu kamu menghilang tanpa kabar, pesanmu yang tadinya mesra menjadi dingin, kehilangan kehangatannya, aku mulai curiga, kecurigaanku berubah menjadi kecemasan, dan kecemburuan, karena saat itu banyak laki-laki yang mulai mendekatimu, termasuk mantan tawon-mu yang ingin kembali.
Akhirnya aku mulai ingin tahu apa yang tersembunyi dibalik senyum manismu itu dan dilubuk hatimu, kita berjanji untuk saling buka, dan tepat pada perayaan 68 tahun D-Day, pendaratan tentara Sekutu di Normandia dan juga tepat pada hari ulang tahun proklamator kita, Soekarno. Aku bilang aku masih sayang padamu, aku ingin kita kembali melanjutkan mengukir kisah kita, namun seketika hatiku berontak, tersentak, ternyata kamu sudah jadian tanpa sepengetahuanku, hancur rasanya, aku mulai bertanya siapa laki-laki itu, kamu menyembunyikannya.
Seiringnya waktu aku tahu, laki-laki itu adalah tawon-mu, ia kembali dengan sejuta nektar mewah nan manis mengisi sarang madu dihatimu, aku kalah dengan tertunduk lesu, galau berhari-hari, bahkan mulai menghardik Tuhan. Kamu yang dulu pernah bilang kalau tak akan jatuh pada lubang yang sama kini kembali ke lubang yang sama, meninggalkan lentera yang kuberikan saat aku menyelamatkanmu dari kejatuhanmu dalam gelap, aku hanya bisa menyesal, menyesal kenapa aku begitu bodoh. Kini kamu kembali merajut kasih dengannya, membangun sarang madu dengan cinta dari tawon-mu yang lama, aku hanya bisa berdo’a agar ini kebahagiaan untukmu, tersenyum sembari berkata “aku turut berbahagia untukmu”, yang sebenarnya dalam hatiku remuk dan harapku hancur, semoga suatu hari nanti tawon-mu itu akan menyengatmu lagi, dan kamu akan kembali padaku dengan sejuta sesal dalam hatimu. Aku, mungkin telah kamu kubur, kamu buang, kamu pendam, kamu enyahkan, namun cintaku akan menunggu untuk itu. Kenapa Chelsea selalu kalah dari United? Dan kini aku, adalah gebetanmu yang telah dikalahkan oleh mantanmu..
Jumat, 23 November 2012
Posted by Muhammad Apriyal
Tag :

KETIKA LAKI LAKI MENANGIS


Beginilah cara laki-laki menangis, berbeda dengan cara dan mimik
wajah seorang perempuan saat menangis. Terlihat diam dan
tenang, sesekali air matanya keluar dari matanya. Pandangannya
kosong namun seperti ingin mengatakan sesuatu. Tidak selama
wanita saat menangis, hanya beberapa menit, bahkan beberapa
detik. Diam dalam sendirinya, Seolah-olah tangis itu milik dia
seorang. Tidak ada yang lain..

Setelah puas di detik-detiknya, dia kembali lagi beraktifitas seperti biasa, seperti tidak pernah terjadi apa-apa...

Perempuan berpikir dengan perasaannya, laki-laki berpikir dengan
logikanya. Inilah mengapa perempuan lebih sensitif dibandingkan
dengan laki-laki.

Tapi, menangis selalu berasal dari perasaan. Teman.. ketika laki-laki menangis.. bukan sebutan cengeng atau kurang jantanlah yang
harus dilontarkan padanya. Tapi lihatlah betapa sangat beratnya dia menahan deritanya, sehingga dia perlu mengeluarkan air matanya yang berharga itu..

Dia tidak perlu orang mendekatinya, dia tidak perlu orang untuk
menghiburnya. Yang dia perlukan hanya beberapa menit/detiknya
untuk ketenangan batin..

Menangis merupakan dinamika emosi yang ada di setiap manusia.
Hanya orang munafik yang tidak menerima untuk menangis..
Selasa, 30 Oktober 2012
Posted by Muhammad Apriyal
Tag :

Harusnya Kamu Tau


#NP : Secondhand Serenade - Fall For You

sebelum tidur aku mandangin langit-langit kamar
tapi kali ini bukan sambil senyum-senyum sendiri
tapi sambil menatap nanar dan menerawang ngebayangin
semua kejadian demi kejadian yang aku lewatin bareng kamu,
iya,, kamu yang paling berharga buat aku
tapi ternyata? AKU GAK SEBERHARGA ITU BUAT KAMU.
rasanya aku pengen teriak didepan kamu
biar kamu sadar, biar kamu mikir
tapi ga bisa…..

yang bisa aku lakuin cuma nunggu,
nunggu kamu peka, nunggu kamu sadar.
lalu timbul pertanyaan besar
yang terus berputar dibenakku sekarang,
kamu gak peka atau ga peduli?
kamu gak punya otak atau ga punya hati?
aku gak pernah berharap kamu salah satu dari itu
tapi kenyataanya kamu bisa aja keduanya,
GAK PEKA DAN GAK PEDULI!!

gak kerasa air mata menetes,
aku masih nerawang ke langit-langit kamar
mungkin sambil berharap keajaiban datang.
gak apa keajaiban itu gak menghampiri aku
tapi minimal bisa menghampiri kamu
supaya kamu sadar betapa besar cinta aku ke kamu…

tapi biar aku tersakiti sampai segininya
dan kamu ga peduli sampai segitunya
AKU BISA APA?
aku tetep ga bisa kemana-mana
cinta itu ga bisa kemana-mana lagi.

keinginan move on selalu ada
tapi kamu terlalu berharga
ahh...
seandainya kamu tau
sedang dicintai sebegitu besarnya mungkin...
ENTAHLAH…..
sebaiknya gak perlu berandai-andai
jadi bukan seandainya kamu tau,
TAPI HARUSNYA KAMU TAU…..

Sabtu, 29 September 2012
Posted by Muhammad Apriyal

Aku. Kamu. Jarak.

(backsound : Lady Antebellum - Need You Now)


aku kamu jarak..
sudah selama ini kita bersama dan ada jarak diantaranya..
kamu tidak perlu tau bagaimana khawatirnya aku malam-malam yang aku lalui dengan begitu banyak prasangka hati..
kamu tidak ingin tau bagaimana hati ini lelah sendiri menebak-nebak sedang apa kamu disana?
menimbang-nimbang, apakah kamu disana benar-benar memikirkan aku tanpa ada dia disela-selanya?

aku tidak ingin bertemu, karna bertemu denganmu cuma memantik bara api rindu..
jika saja jarak ini bisa ku habiskan dengan mengayuh, berenang, bahkan berlari, akan aku lakukan
sayangnya jarak ini tidak seperti itu..

jarak sering memperparah malam-malamku..
aku tidak sanggup lagi dengan apa yang ada diantara kita, sebuah jarak semu..
kamu dan aku duduk berdua, tapi kita sendiri-sendiri..
banyak orang bilang jarak bukanlah apa-apa bagi cinta, tapi tidak begitu dengan jarak yang sedang aku hadapi ini..
ini soal jarak antara cinta..jarak antara cinta dan tidak sama sekali..
ini bukan soal tempat, jarak soal ini soal rasa..
kita berdua terpisah oleh perasaan yang berbeda, jarak antara tiga hati..
AKU PADAMU, KAMU PADANYA..


Kamis, 27 September 2012
Posted by Muhammad Apriyal

Lika-Liku Si Jomblo lucu #PartSMS


SMS



seorang jomblo, dalam kehidupannya, sangat bergantung pada fasilitas sms. hal ini karena seorang jomblo, apalagi yang mukanya kayak di foto kedua, sangat sulit untuk berkenalan langsung dengan seorang cewe.

pernah suatu ketika, si cowo-jomblo ini men-tidak-tahukan-diri untuk berkenalan dengan seorang cewe.

dari kejauhan, si cewe nampak cantik, dan mulutnya juga tampak bergetar-getar seperti sedang nervous akan di dekati si cowo-jomblo ini. udah deket, si cowo-jomblo seperti mendengar desusan dari dekat cewe cantik itu. si cewe, ternyata dia sedang membaca ayat kursi. -_-"

akhirnya si cowo kepanasan, dan si cewe sujud syukur.

"amien ya Allah ya Robbalalamin..!!" itu kalimat terakhir si cewe, sebelum si cowo-jomblo mati kebakar. hehehe :P

seorang jomblo, selalu kebingungan dengan sms-sms yang ia kirim ke beberapa perempuan. waktu sms, "hai, udah makan belum?", lawan sms-annya malah jawab "halloww, gue uda punya pacar kaleee, lo jangan sok2 perhatian de yee.." ekspresi si cewe nampak jijik sekali membaca sms si jomblo-lucu.

nerima jawaban sms seperti itu, si jomblo-lucu malah ketawa... ketawa terus sampai sekarang. dia jadi gila ternyata. :P

seorang jomblo selalu kesulitan mencari kesalahan atas sms-smsnya yang tak pernah kunjung dibales oleh perempuan-perempuan yang dia sms. terkadang, dia mencoba untuk berpikiran positif, "ah, mungkin si cewe lagi sibuk.."
tapi terkadang, dia juga sering berpikir terlalu negatif, "oh my God, sms gue ga di bales... gu,gu, gue ditolak! TIDAAAAAK!" *saya rasa itu bukan negatif thinking ya. itu fakta. :P

seperti itulah lika-liku si jomblo dengan sms-sms-nya. untuk ber-positif thinking, kadang, dia coba menyalahkan provider yang membikin sms-sms dia ke perempuan itu ga di bales. kadang-kadang juga dia berpikir, kalau mungkin si perempuan memang terlalu sibuk untuk ngebales sms dia.

namun pada akhirnya, si cowo-jomblo ini hanya mampu menatap cermin, kemudian bertanya,
"hai cermin ajaib, siapa cowo yang paling ganteng di muka bumi ini?"
lalu si cermin ajaib menjawab.. "yang pertama, nabi yusuf.. suf.. suf.. suf" *bergema
"hah, lalu yang kedua siapa?"

sampai hitungan ke 123456789 juta, nama si cowo gak di sebut. lalu si cowo merubah pertanyaannya :
"hai cermin ajaib, siapa cowo paling ganteng diantara bencong-bencong di seluruh dunia?"
"KAMU.. MU... MU.." *si cermin ajaib ngejawab dengan semangat

*CRAAANG !!* si cowo langsung mecahin cermin ajaib pake kecrekan-nya. *Lho ?!
Rabu, 05 September 2012
Posted by Muhammad Apriyal
Tag :

Gebetanmu Rasa Apa?

Gebetan rasa sambal. Tiap mau nyepik udah dikatain “ngapain lo nyepik-nyepik gue?”

Gebetan rasa pare. Tiap mau deketin, si doi udah nunjukin tanda-tanda nolak. Pait pait.

Gebetan rasa pemanis buatan. Awalnya manissssss bgt, ntar lama lama malah bikin sakit.


Gebetan rasa rasa kacang kulit busuk. Susah susah bukanya ternyata gadapet. Nyari lg. Waiting lg. Ckck 

Dasar gebetan rasa magnum, disepikin sedikit langsung meleleh. 

Gebetan rasa sayur benalu, ada yang nyepik dikit aja, udah digebet :| 

Gebetan Rasa Coklat. Cakep sih, tapi rela bagi-bagi? 

Gebetan rasa jeruk purut. Baru aja mau nyepik, udah cemberut, bibir pake dimonyong-monyongin. Asem!!! 

Gebetan rasa kerupuk. Tiap mau disepik malah dikatain “garing deh kayak kerupuk aje”.

Gebetan rasa permen karet , kalo udah ga enak ya dibuang. 

Gebetan rasa madu, Tiap mau diajak serius, ngasih tanda-tanda, yang serius itu harus dimadu. 
Rabu, 13 Juni 2012
Posted by Muhammad Apriyal

Pacar Itu Bukan Aplikasi di Dalam Komputer

Kenangan pahit itu harus di "klik kanan + delete".

Mantan itu harus di "klik kanan + send to Recycle Bin".

Nama mantan dihati itu harus di "klik kanan + rename" diganti sama nama gebetan.

Kamu tega banget ya cintaku kamu "ctrl + c" terus kamu "ctrl + v" kan keorang lain.

Pacar itu bukan "photoshop", jadi terima dia apa adanya.

Nyari pacar jangan kayak "Auto Cad" yg sering buat pusing setengah mati.

Pacar itu bukan "Visual Basic" yg bisa didesain dan diprogram sesuka hati.

Nyari pacar jangan kayak "Flashdisk" yg bisa dicolok colok kesemua komputer.

Nyari pacar itu jangan kayak "Mouse", yg sukaknya dipegang pegang sama orangorang.

Kamu tega banget ya, abis kamu "copy" cintaku, terus kamu "paste multiple" kan keorang orang.

Kalo hubungan uda "Not Responding" mending di "End Now" kan aja.

Nyari pacar jangan kayak "Ilmu Kewarganegaraan" yg sering debatin hal yg itu itu aja.
 

Follow My Twitter : @MhdApriyal
Facebook            : facebook.com/MhdApriyal
Selasa, 05 Juni 2012
Posted by Muhammad Apriyal
Tag :

Kawancut

Kamu Adalah Pengunjung Ke-

Yang Paling Sering Dibaca

Kicauan Ku

Blogger templates

- Copyright © Coretan Muhammad Apriyal -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -